Menjadi guru adalah keputusan yang hebat karena tidak semua orang mau menjadi guru. Pengalaman menjadi guru tidak akan didapatkan oleh orang yang menekuni profesi lain. Kamu bakalan menemui hal-hal unik yang bahkan di luar ekspektasimu.

ika kamu adalah anak muda yang masih menjadi calon guru atau malah sudah mengajar di sekolah tertentu, baca baik-baik artikel yang menghibur di bawah ini. Bagi yang belum jadi guru, siapa tahu kamu bisa terinspirasi. Oh ya, tulisan ini bersumber dari pengalaman mengajar penulis sendiri lho!

  1. Kamu bakal jadi semacam idola bagi murid-muridmu

Kamu tidak perlu menjadi artis untuk diidolakan. Kamu hanya perlu menjadi guru. Di kelas, mata semua anak akan tertuju padamu. Jika ada murid yang menemui masalah, kamu juga adalah orang yang pertama dicari-cari.

Bahkan kamu adalah orang yang akan selalu diceritakan murid-muridmu ketika sudah pulang dari sekolah. Tanda tanganmu pun banyak dibutuhkan (baca: untuk hasil laporan belajar). Meski muridmu sudah beranjak dewasa, kamu akan selalu dikenang oleh mereka. Kamu adalah teladan dan idola bagi para muridmu. 

  1. Kamu akan bertemu orang banyak dengan karakter berbeda.

Menjadi guru berarti objek pekerjaanmu adalah manusia. Kamu akan menemui berbagai macam karakter orang ketika bekerja. Di kelas, ada banyak karakter murid yang unik. Mulai dari yang rajin sampai mereka yang bertingkah konyol.

Atau muridmu yang masih dalam proses toilet training (terutama bagi guru PAUD dan SD). Walaupun kadang tingkah mereka membuatmu lelah, tetapi sebenarnya cukup lucu dan seru lho. Kamu bisa belajar untuk menjadi lebih sabar dalam menghadapi anak-anakmu di masa depan nanti.

Kamu juga akan bertemu dengan para wali murid meskipun intensitasnya tidak sering. Seperti murid, karakter mereka juga berbeda-beda. Ada yang menginginkan laporan perkembangan anaknya secara detail. Bahkan terkadang ada yang WhatsApp malam-malam hanya untuk menanyakan PR.

Dari sini, pengalamanmu akan bertambah. Kamu bisa belajar menghadapi orang dengan bermacam-macam karakter. Kamu akan menjadi semakin dewasa dan bisa memperlakukan orang dengan lebih baik.

  1. Kamu menjadi tempat curhat.

Terkadang kamu akan menjadi tempat curhat para murid dan wali murid, apalagi jika kamu adalah wali kelas. Setiap cerita pasti berbeda-beda. Ada yang konyol, ada juga yang di luar ekspektasimu. Misalnya cerita tentang keadaan keadaan keluarga yang tidak kondusif jadi si anak tidak bisa berkonsentrasi belajar dengan baik. 

Atau pengalaman-pengalaman tertentu yang menimpa muridmu sehingga mereka bertingkah di luar batas. Dari sini, kamu bisa belajar dari cerita mereka untuk lebih memaknai dan menghargai hidup.

  1. Gampang-gampang susah dalam mengajar.

Bagi sebagian orang mengajar kelihatannya mudah sekali. Faktanya tidak begitu. Di kelas, guru tidak hanya menyampaikan materi saja. Guru juga harus bisa mengkondisikan kelas. Apalagi bagi yang mengajar PAUD dan SD; tidak semua anak mau duduk diam ketika guru memberikan penjelasan mengenai pelajaran. 

Di samping itu, kamu juga harus mempunyai metode tersendiri dalam menyampaikan materi agar siswa tidak mudah bosan dan materi pembelajaran terserap dengan baik.

  1. Administrasi yang banyak.

Banyak orang beranggapan bahwa guru itu jam kerjanya pendek dan pekerjaannya cuma mengajar. Namun, realitanya, pekerjaan guru itu juga cukup banyak. Selain mengajar, guru juga masih harus menyelesaikan beberapa administrasi. Misalnya membuat rencana pelaksanaan pembelajaran, mengoreksi pekerjaan siswa, membuat grafik kemajuan belajar, dll.

Belum lagi pelatihan-pelatihan di luar jam mengajar yang menyita waktu dan pikiran. Jadi bisa dibilang jam kerjanya cukup panjang. Bahkan ada yang sampai lembur lho agar bisa menyelesaikan administrasi tepat waktu.