Pendidikan merupakan hal penting dalam setiap aktivitas kehidupan manusia. Pendidikan memberikan kebebasan pada akal untuk berpikir. salah satunya adalah pendidikan islam. Dari berbagai literatur terdapat berbagi macam pengertian pendidikan Islam.

Menurut Athiyah Al-Abrasy, pendidikan Islam adalah mempersiapkan manusia supaya hidup dengan sempurna dan bahagia, mencintai tanah air, tegap jasmaninya, sempurna budi pekertinya, pola pikirnya teratur dengan rapi, perasaannya halus, profesiaonal dalam bekerja dan manis tutur sapanya.

Selama ini buku-buku ilmu pendidikan islam telah memperkenalkan paling kurang tiga kata yang berhubungan dengan pendidikan islam yaitu, al-tarbiyah, al-ta’lim dan al ta’dib.

Dan yang paling sering dicari seseorang adalah buku atau kitab Silsilah Ta'lim Al Lughah Al Arabiyah PDF yang seperti disediakan oleh blog Hamam.id.

Nah,disini kita akan membahas salah satunya dulu tentang apa itu Al-Ta'lim.

Pengertian Ta'lim

Kata al-ta’lim atau asal katanya, yaitu ‘allam, yu’allimu, ta’liman dijumpai dalam hadis sebagai berikut.

“Pengetahuan adalah kehidupan islam dan pilar islam, dan barang siappa yang mengajarkan ilmu Allah akan menyempurnakan pahala baginya, dan barang siapa yang mengajarkan ilmu dan ia mengamalkan ilmu yang diajarkan itu, maka Allah akan mengajarkan kepadanya sesuatu yang belum ia ketahui.” (HR. Abu Syaikh)[2]

Didalam hadis tersebut kata ta’lim dihubngkan dengan mengajarkan ilmu kepada seseorang, dan orang yang mengajarkan ilmu tersebut akan mendapatkan pahala dari Tuhan.

Kata al-ta’lim dalam arti pengajaran yang merupakan bagian dari pendidikan banyak digunakan untuk kegiatan pendidikan yang bersifat nonformal, sepeti majelis taklim.

Kata al-ta’lim dalam pendidikan sesungguhnya merupakan kata yang paling dahulu digunakan daripada kata al-tarbiyah.

Kegiatan pendidikan dan pengajaran pertama kali dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dirumah Al-Aqram di mekkah, dapat juga disebut majelis al-ta’lim.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan yang telah dipaparkan di atas, dapat ditarik kesimpulan berikut.

1. Ta'lim berorientasi pada pengajaran. Dengan kata lain seorang guru hanyalah sebagai "si penyampai" ilmu pengetahuan. Setelah menyampaikan, guru tidak lagi mengetahui dan bertanggung jawab terhadap ilmu yang telah diterima muridnya.

2. Ranah yang ditekankan pada konsep ta'lim adalah kognitifnya, prosesnya hanya pada saat bertatap muka atau melakukan aktivitas pembelajaran.