Tips Wawancara Kerja untukmu Guru!




Sebelum wawancara tentu kami akan melihat detail khusus pada CV Anda seperti pengalaman, minat dan social life Anda. Maka dari itu tidak ada salahnya untuk mulai berlatih teknik wawancara Anda sesekali agar siap dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan.

Beberapa pencari kerja yang memiliki pengalaman berlatih teknik menjawab dalam wawancara memiliki keberhasilan dalam lolos seleksi. Dengan latihan tersebut mereka bisa menghubungkan antara menjawab pertanyaan dengan kehidupan nyata. Kami selalu menganjurkan kepada Anda untuk berlatih secara pribadi maupun dengan bantuan orang lain yang tentu akan memberikan penilaian tentang bagaimana Anda menjawab wawancara.

Berikut ini beberapa tips wawancara dari Teachin.id

1. Cari informasi tentang Sekolah dan posisi anda melamar terlebih dahulu

Pastikan anda mengetahui posisi yang anda lamar dan apa saja job desk Anda di Sekolah tersebut. Sekolah akan berasumsi bahwa Anda telah membaca situs web mereka. Sesuaikan jawaban Anda jika memungkinkan dan terapkan pada konteks sekolah. Bersiaplah untuk memberi tahu HRD terkait mengapa Anda menginginkan posisi mengajar di sekolah tersebut. Sebutkan atribut tertentu dari sekolah dan dapat mencantumkan alasan mengapa mempekerjakan Anda akan melengkapi, atau bahkan meningkatkannya. Jangan pernah berpikir Anda dapat memberi kontribusi dan mengelak.


2. Datang lebih awal

Sebaiknya rencanakan perjalanan Anda pada hari-hari menjelang wawancara Anda. Pastikan Anda datang lebih awal sehingga terhindar dari perasaan terburu-buru dan cemas. Periksa peta Anda, dan jika Anda bisa, lakukan "uji coba" untuk melihat seperti apa rute tersebut untuk menghindari macetnya lalu lintas. Jika Anda mendapatkan wawancara lewat Video call, pastikan Anda memeriksa koneksi internet Anda agar memastikan tidak ada masalah ketika wawancara berlangsung. Periksa latar belakang pewawancara anda dan pastikan latar belakang dalam Video call Anda tidak mengganggu proses wawancara. Seperti pada contohnya ketika Anda melakukan sesi wawancara Anda melakukannya di tempat tidur dengan teman sekamar yang sedang memainkan gitar, tentu hal tersebut akan sangat mengganggu proses wawancara Anda

3. Siapkan Berkas yang dibutuhkan

Seringkali orang yang mewawancarai Anda tidak menyiapkan salinan CV Anda. Jangan sampai hal-hal detail seperti ini mengganggu proses wawancara Anda. Pastikan Anda selalu bawa salinan CV ketika akan melakukan sesi wawancara.

4. Relax!

Tentu hal ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan! Grogi tentu saja, tetapi pewawancara tentu menginginkan memewancarai Anda dengan keadaan yang siap dan percaya diri. Ingat bahwa semua Kepala Sekolah pernah ada di posisi Anda sekarang! Tarik nafas dalam-dalam sebelum wawancara hal ini membantu Anda untuk lebih focus. Jadilah diri sendiri, tunjukkan pewawancara siapa Anda, dan bagaimana Anda akan menyesuaikan diri dan berkontribusi pada komunitas sekolah. Tunjukkan antusias Anda pada sesi wawancara. Tersenyumlah, dan nikmati waktu Anda di
sekolah ini dan di ruang kelas.

5. Jangan terburu-buru dalam menjawab

Pertimbangkan setiap pertanyaan sebelum Anda menjawab. Tidak ada salahnya menanyakan pertanyaan sebelum Anda memberikan jawaban yang jelas dan ringkas. Perluas jawaban Anda tetapi jangan mengoceh! Selalu ingat pertanyaan aslinya.

6. Jadilah Pribadi yang positif!

Bersikaplah positif tentang sekolah tempat Anda bekerja sebelumnya. Ingat bahwa banyak kepala sekolah mengenal satu sama lain dan kadang-kadang teman dekat! Jika Anda belum mendapatkan pengalaman positif di sekolah sebelumnya, bicaralah tentang apa yang Anda pelajari daripada apa yang tidak Anda sukai.

7. Persiapkan Lesson Plan Anda

ika Anda diminta mencontohkan proses mengajar Anda sebagai bagian dari proses wawancara, bersiaplah untuk setiap kemungkinan! Bagaimana Anda akan memastikan perilaku untuk mengajar, bagaimana Anda akan merencanakan menghadapi anak-anak ketika berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Pastikan Anda telah mengorganisir peralatan micro teaching Anda dll. Pastikan untuk memiliki salinan Lesson Plan Anda untuk dibagikan kepada Pewawancara.

8. Pastikan Anda paham dengan kurikulum yang diterapkan di Sekolah

Anda akan diminta untuk menjelaskan apa yang Anda ketahui tentang kurikulum yang diterapkan dalam sekolah. Anda juga akan memiliki kesempatan untuk berbicara tentang pelajaran yang Anda kuasai dalam wawancara. Jika Anda tidak ditanya tentang pelajaran, tanyakan apakah Anda bisa mendiskusikannya? Pastikan Anda tahu perubahan apa yang akan Anda buat jika Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya. Gunakan studi kasus dari pelajaran sebelumnya yang diajarkan - berikan contoh dari praktik mengajar Anda di sekolah sebelumnya.

9. Selalu ajukan pertanyaan

Wawancara adalah proses dua arah, hal ini sama seperti Sekolah memilih Anda dan sebaliknya juga seperti sekolah memilih seorang guru. Pikirkan tentang apa yang ingin Anda ketahui tentang sekolah yang informasinya tidak tersedia di website maupun email. Sebaiknya bawa catatan kecil pada proses wawancara sehingga Anda dapat menuliskan pertanyaan apa pun untuk ditanyakan nanti ketika Anda ditanya apakah Anda memiliki "pertanyaan". Hal ini akan membantu Anda tampak terorganisir dan benar-benar tertarik pada posisi itu.

10. Mintalah feedback

Tdak ada salahnya bertanya bagaimana pendapat pewawancara setelah proses wawancara anda selesai sebelum Anda pergi. Tutup wawancara dengan catatan positif: jika Anda tertarik, beri tahu mereka. Jika Anda menginginkan pekerjaan itu, jangan takut untuk memintanya!