Apa saja manfaat digital education bagi dunia pendidikan?


Sudah tau kan transformasi digital di dunia pendidikan itu apa? Lalu, apa saja sih manfaatnya didunia pendidikan yang bisa kita dan anak-anak didik rasakan langsung? Berdasarkan hasil survey asosiasi penyelenggara jasa internet Indonesia (APJID) tahun 2016 penggunaan internet di Indonesia sangatlah besar terutama dikalangan dewasa.



Hal ini membuktikan bahwa transformasi digital telah berjalan tanpa kita sadari. Ada sebuah stigma “the students we teach today are very different to the previous generation” maka dari itu sudah sewajarnya jika dalam metode pembelajaran di era sekarang ini banyak sekali pendidik yang menggunakan digital education. Mulai dari penggunaan Ebook dalam pembelajaran, tablet, bahkan kartu pembelajaran berbasis aplikasi.

Lalu, apa dampak dari transformasi digital terhadap dunia pendidikan?

Penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan sudah mulai banyak diterapkan, banyak aplikasi pendukung yang dapat membantu guru, orang tua murid, maupun anak didik dalam sistem pendidikan. Hal ini tentu memberikan dampak pada pelaku pendidikan, mulai dari memberikan memudahkan guru untuk mengatur jadwal SAP, mengefisienkan guru dalam memberikan tugas pada anak didik, memonitor kinerja murid, memberikan penumuman sekolah, memberikan rapot digital sehingga menghemat kertas, membantu sistem manajemen sekolah dan administrasi, membantu sistem billing dalam pembayaran sekolah, bahkan hingga lowongan kerja guru yang dulu hanya kita dapat lewat forum-forum guru maupun broadcast whatsapp pun dapat kita akses salah satunya melalui TEACHIN.ID

Tak hanya itu, sebagai pendidik kita juga dapat memberikan metode pembelajaran yang lebih beragam namun tepat sasaran pada anak didik. Salah satunya menggunakan games education yang dapat mengajarkan anak berhitung, memahami lewat permainan games suatu aplikasi.

Terdapat sejuta manfaat dalam transformasi digital didunia pendidikan, namun sebagai pihak yang pendidik sangat perlu untuk memberikan pemahaman dan perhatian lebih kepada anak didik agar penggunaan tenologi bisa digunakan dengan bijak dan baik.